bTAdcGyjDYctOAregRSyJNQ4u84UQ71qfMmtpvCa

Self Healing Saat Burnout

Anxiety, Trauma, Mindfulness, Self-healing, mental wellness

Seni Pemulihan Diri di Tengah Kelelahan Emosi

Di era modern yang serba dituntut cepat, banyak individu mengalami kelelahan, kehilangan energi, serta motivasi baik dalam aspek pekerjaan maupun kehidupan pribadi. Kondisi ini sering dikenal sebagai burnout. Penyembuhan diri menjadi salah satu metode yang semakin banyak diminati untuk membantu individu pulih dari burnout. Namun, apakah penyembuhan diri ini hanya istilah yang populer, ataukah ada bukti ilmiah yang mendukungnya? Dalam artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai konsep penyembuhan diri, cara penerapannya dalam menghadapi burnout, teknik yang dapat dilakukan, dan bukti ilmiah yang mendasarinya.

Apa itu Burnout ?

Burnout ialah kondisi psikologis yang disebabkan oleh stres yang berlebihan dan berkepanjangan, sehingga seseorang merasa sangat kehabisan tenaga secara emosional, berkurangnya semangat, dan penurunan dalam melaksanakan tugas-tugas harian. Burnout bukan hanya sekadar "keletihan biasa"; ini merupakan keadaan yang dapat secara serius mempengaruhi kualitas hidup, hubungan sosial, dan kesehatan mental seseorang.

Burnout adalah kondisi kelelahan secara emosional, fisik, mental, atau kombinasi dari semuanya. Hal ini dikarenakan stress yang tidak dapat dikelola dalam jangka yang cukup lama " ( gmc.ugm.ac.id ).

Beberapa tanda-tanda burnout meliputi:

  • Rasa lelah baik secara emosional maupun fisik
  • Penurunan semangat terhadap pekerjaan atau aktivitas sehari-hari
  • Perasaan skeptis atau negatif mengenai tanggung jawab yang ada
  • Penurunan produktivitas atau kinerja
  • Kesulitan dalam tidur, mudah tersinggung, dan rasa tidak berharga

Burnout sering kali dialami oleh para profesional, pelajar, bahkan remaja yang menghadapi tuntutan akademis yang tinggi.

Apa Itu Self Healing ?

Self healing merupakan suatu proses di mana individu secara aktif dan sadar berusaha untuk mengatasi dan menyembuhkan luka emosional, stres, atau masalah internal lainnya. Proses ini lebih dari sekadar bersantai atau menghindari masalah; ini melibatkan refleksi internal, peningkatan diri, serta penerapan metode kesehatan mental yang membantu mengembalikan stabilitas psikologis.

Self healing sering kali meliputi :

  • Refleksi dan kesadaran mengenai diri sendiri
  • Pengelolaan Emosi
  • Penerimaan terhadap pengalaman hidup
  • Pola hidup sehat seperti, waktu tidur yang cukup dan olah raga rutin

Self healing bukanlah pengganti bagi terapi dari seorang profesional, tetapi dapat menjadi pendukung yang efektif saat dipadukan dengan bantuan psikolog atau psikiater jika dibutuhkan.

Kenapa self healing Penting saat Mengalami Burnout?

Saat menghadapi burnout, seseorang biasanya merasakan " penurunan semangat mental, tidak seimbangnya emosi, isolasi sosial, beban fisik akibat stres yang berkepanjangan ".

Dalam situasi seperti ini, self healing berperan penting untuk mengembalikan keseimbangan mental dan emosional dengan metode yang dilakukan secara rutin. Hal ini membantu seseorang merasa berdaya lagi, mengurangi beban psikologis, dan membangun ketahanan mental.

Penelitian membuktikan bahwa kemampuan diri yang semakin meningkat dalam melakukan self healing berhubungan dengan menurunnya tingkat burnout, khususnya dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Salah satu penelitian mengindikasikan bahwa pemahaman dan pengetahuan mengenai self healing di kalangan remaja memiliki korelasi yang signifikan dengan penurunan burnout akademis.

Jurnal " Hubungan antara pengetahuan self healing terhadap penurunan academic burnout pada remaja dengan usia pertengahan - jurnal.univrab.ac.id ".

BACA JUGA : Penjelasan lengkap Mindfulness

Buti Ilmiah : Self  Healing dan Reduksi Burnout

1. Hubungan Self Healing dengan penurunan burnout

Dalam sebuah penelitian kuantitatif terhadap remaja usia pertengahan, terungkap bahwa pemahaman mengenai pemulihan diri berhubungan dengan pengurangan burnout di bidang akademik. Temuan membuktikan bahwa orang yang lebih memahami konsep self healing biasanya mengalami tingkat burnout yang jauh lebih rendah secara signifikan.

Rujukan jurnal : " Hubungan antara pengetahuan self healing terhadap penurunan academic burnout pada remaja dengan usia pertengahan - jurnal.univrab.ac.id ".

Studi ini menunjukkan bahwa self healing bukan hanya sebuah teori, tetapi juga ide yang bisa dipraktikkan dan memiliki hubungan dengan hasil yang terlihat dalam situasi burnout.

2. Mindfulness Sebagai Metode self healing yang Terbukti Efektif

Pendekatan self healing yang menggunakan metode mindfulness telah dibuktikan melalui studi ilmiah. Sebuah penelitian acak yang melibatkan perawat psikiatri menunjukkan bahwa intervensi berbasis mindfulness secara signifikan meningkatkan ketahanan mental dan menurunkan tingkat kelelahan pekerjaan dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima intervensi.

Jurnal " Guided self-help mindfulness-based intervention for increasing psychological resilience and reducing job burnout in psychiatric nurses: A randomized controlled trial - pubmed.ncbi.nlm.nih.gov ".

Temuan ini membuktikan bahwa metode dalam penyembuhan diri seperti mindfulness tidak hanya terkenal di media, tetapi juga memiliki bukti ilmiah yang mendukung peningkatan kesehatan mental dan pengurangan burnout di tempat kerja yang sangat menantang.

Teknik Self Healing Untuk Mengatasi Burnout

Berikut adalah beberapa metode penyembuhan diri yang bisa diterapkan untuk mendukung proses pemulihan ketika mengalami kelelahan kerja:

1. Mindfulness : Kesadaran penuh atau mindfulness merupakan suatu cara yang membantu mengurangi tekanan dan meningkatkan konsentrasi pada saat ini. untuk mengetahui lebih banyak tentang minduflness, bisa baca artikelnya di " Kumpulan Artikel Mindfulness "

2. Olah raga dan Aktivitas Fisik

Kegiatan fisik seperti berjalan cepat, melakukan yoga, atau berolahraga ringan dapat berkontribusi dalam mengurangi hormon stres (kortisol) serta melepaskan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.

3. Menjaga Hubungan Sosial Yang Sehat

Keletihan mental sering kali membuat seseorang menjauh. Menghubungi sahabat atau kerabat bisa membantu meringankan perasaan dan menawarkan dukungan sosial yang penting.

Kesimpulan :

Self healing merupakan suatu proses yang disengajaaatau sadar dan aktif untuk memperbaiki kesehatan emosional dan psikologis seseorang. Saat mengalami burnout baik pada karyawan, pelajar, maupun orang-orang dari berbagai kalangan usia, self healing dapat menjadi cara untuk mengembalikan keseimbangan diri.

Mengimplementasikan self healing secara teratur dapat membantu kamu menghadapi berbagai tantangan hidup tanpa kehilangan kestabilan mental. Self healing bukanlah cara untuk melarikan diri, ia merupakan pencapaian berani untuk sembuh dan berkembang

Post a Comment

Followers